Gelar Juara Pertamaku

            Ketika itu adalah pertama kalinya aku berkomitmen mengerjakan soal-soal ujian akhir semester secara mandiri, tanpa menyontek ataupun menyonteki teman. Entah dari mana datangnya inisiatif tersebut, komitmen itu benar-benar bulat, aku tidak takut mengenai konsekuensi kalau aku akan dimusuhi teman-temanku, karena menurutku memberikan contekan sama halnya membuat mereka bodoh, terutama membodohkan Indonesia. Dan anehnya, meskipun aku tidak menyontek, aku tetap merasa mudah untuk mengerjakan, bahkan yang lebih luar bisanya lagi aku merasa bahwa semua jawabanku benar.

              Ujian akhir semester telah berakhir. saat pengumuman nilai sekaligus remidi, aku benar-benar kaget karena tidak ada satupun nilaiku yang jelek, bahkan ketika semua teman sekelasku harus remidi hanya aku yang lolos dari remidial itu. Sungguh luar biasa!

              Dari hasilku tersebut, aku sangat yakin kalau di semester ini aku akan menjadi juara kelas, juara untuk pertama kalinya. Tradisi di sekolahku, penerimaan raport bebarengan dengan penobatan bintang kelas dan penerimaan trofinya, sehingga siapapun yang akan menjadi juara kelas akan diberi tahu terlebih dahulu. Tapi aku tidak mendapat kabar itu, padahal aku sudah benar-benar yakin. Aku menjadi sangat gelisah. Dan benar saja, secara tiba-tiba ada dua guru datang ke rumahku dan menyuruhku untuk segera memakai seragam serta harus segera menuju ke sekolah.

          Aku benar-benar senang, dalam hati aku berkata "Ya Tuhan, aku benar-benar jadi juara kelas!". Entah sebuah kebetulan atau tidak, pada malam hari sebelum pengambilan raport aku bermimpi, dan dalam mimpi tersebut aku menerima dua buah trofi juara sekaligus. Hal itu menjadi kenyataan, namaku dipanggil sebagai Juara 1 Kelas VII dan juga sebagai Juara 1 Diniyah. Aku benar-benar bahagia, kebahagiaan itu tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Bagaimana tidak, itu adalah gelar juara pertamaku dan aku mendapatkan 2 gelar sekaligus.

           Setelah gelar juara telah aku rengkuh, sekarang ada lagi tantangan yang harus aku lalui, yaitu mempertahankan gelar juara tersebut yang notabennya lebih sulit darpada meraihnya.

Categories: Share

Leave a Reply