Gelar Juara Pertamaku
Ujian akhir semester telah berakhir. saat pengumuman nilai sekaligus remidi, aku benar-benar kaget karena tidak ada satupun nilaiku yang jelek, bahkan ketika semua teman sekelasku harus remidi hanya aku yang lolos dari remidial itu. Sungguh luar biasa!
Dari hasilku tersebut, aku sangat yakin kalau di semester ini aku akan menjadi juara kelas, juara untuk pertama kalinya. Tradisi di sekolahku, penerimaan raport bebarengan dengan penobatan bintang kelas dan penerimaan trofinya, sehingga siapapun yang akan menjadi juara kelas akan diberi tahu terlebih dahulu. Tapi aku tidak mendapat kabar itu, padahal aku sudah benar-benar yakin. Aku menjadi sangat gelisah. Dan benar saja, secara tiba-tiba ada dua guru datang ke rumahku dan menyuruhku untuk segera memakai seragam serta harus segera menuju ke sekolah.
Aku benar-benar senang, dalam hati aku berkata "Ya Tuhan, aku benar-benar jadi juara kelas!". Entah sebuah kebetulan atau tidak, pada malam hari sebelum pengambilan raport aku bermimpi, dan dalam mimpi tersebut aku menerima dua buah trofi juara sekaligus. Hal itu menjadi kenyataan, namaku dipanggil sebagai Juara 1 Kelas VII dan juga sebagai Juara 1 Diniyah. Aku benar-benar bahagia, kebahagiaan itu tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Bagaimana tidak, itu adalah gelar juara pertamaku dan aku mendapatkan 2 gelar sekaligus.
Setelah gelar juara telah aku rengkuh, sekarang ada lagi tantangan yang harus aku lalui, yaitu mempertahankan gelar juara tersebut yang notabennya lebih sulit darpada meraihnya.
